Bayangkan sebuah kota dengan setengah juta penduduk, tetapi terbentang di lembah yang lebarnya hanya sekitar selebar lapangan basket. Inilah Yanjin County, wilayah luar biasa di Provinsi Yunnan, Tiongkok, yang dikenal luas sebagai kota tersempit di dunia.
Terletak di tepi Sungai Nanxi, Yanjin berkembang di antara dua tebing curam yang menjulang tinggi. Lembah tempat kota ini berdiri hanya memiliki lebar antara 30 hingga 300 meter (sekitar 100–1.000 kaki), membuat ruang untuk membangun menjadi sangat terbatas.
Karena kondisi geografisnya yang ekstrem, rumah, jembatan, dan jalan raya di Yanjin dibangun berlapis dan rapat mengikuti alur sungai, menciptakan pemandangan kota yang unik dan menakjubkan. Dari udara, kota ini tampak seperti pita tipis berwarna abu dan hijau yang membelah di antara pegunungan hijau menjulang.
Meski terhimpit oleh alam, kehidupan di Yanjin tetap berjalan dinamis. Sekitar 500.000 penduduk tinggal dan bekerja di ruang sempit ini, dengan pasar, sekolah, dan permukiman yang tersusun rapi di sepanjang tepi sungai. Pemandangan malam hari pun memukau — lampu-lampu kota memantul di air, menampilkan kontras indah antara kehidupan manusia dan alam liar di sekitarnya.
Yanjin adalah bukti luar biasa dari ketahanan dan manusia, yang mampu membangun kehidupan di tempat paling tak terduga. Di lembah sempit yang hampir tersembunyi dari dunia luar, kota ini membuktikan bahwa ruang sempit bukan penghalang bagi kehidupan untuk tumbuh dan berkembang.
Source:
https://www.ourchinastory.com/images/cover/best-of-china/2023/05/normal/Ourchinastory-yanjinxian_x1.jpg