Musim dingin di China bisa menjadi pengalaman yang unik dan berkesan, asalkan kamu mempersiapkan diri dengan baik. Suhu udara dapat sangat dingin, terutama di wilayah utara, sementara kualitas udara di kota-kota besar terkadang menurun. Karena itu, membawa masker yang nyaman sangat disarankan. Di sisi lain, meskipun cuaca di luar terasa membekukan, ruangan di dalam gedung biasanya dilengkapi pemanas, sehingga berpakaian berlapis menjadi kunci agar tetap nyaman sepanjang hari.
Transportasi umum di China tetap ramai meski musim dingin, jadi pastikan kamu memiliki kartu transportasi untuk memudahkan mobilitas. Perlu diingat juga bahwa tidak semua wilayah China bersalju. Kota-kota di bagian selatan seperti Shanghai dan Guangzhou cenderung dingin dan berangin, tetapi jarang mengalami salju. Selain itu, durasi siang hari lebih pendek di musim dingin, jadi sebaiknya rencanakan aktivitas wisata sejak pagi agar waktu jalan-jalan lebih maksimal.
Salah satu hal terbaik dari musim dingin di China adalah kulinernya. Kamu bisa menikmati berbagai hidangan hangat seperti hotpot, ubi panggang, hingga kacang kastanye yang dijual di pinggir jalan. Namun, perlu diantisipasi bahwa jumlah wisatawan biasanya meningkat menjelang Tahun Baru Imlek pada akhir Januari hingga Februari. Jika kamu berencana bepergian di periode ini, sebaiknya pesan tiket dan akomodasi lebih awal agar perjalanan tetap lancar dan menyenangkan.
Source:
https://www.tripsavvy.com/thmb/tZIuCSUMeUdDNjXUdqpNWgVH4vU=/1500x0/filters:no_upscale():max_bytes(150000):strip_icc()/GettyImages-528823039-5a0f229b482c52003737fed2.jpg